Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Berguru pada Pemabuk

Gambar
Malam ini saya tidak bisa tidur melihat adek saya yang belum tertidur juga. Saya coba pejamkan mata tapi tetap saja saya tidak bisa tidur. Kepala saya sakit sekali, dan ini mengganggu sekali ketika saya mencoba untuk sekedar bisa tertidur. Saya memikirkan kesalahan yang terlalu banyak saya amati dan perhatikan sampai saya sendiri lupa pada kesalahan-kesalahan yang sudah saya perbuat sendiri. Sekitar pukul setengah satu malam, saya melihat adek saya di kamarnya, dan dia masih gelimpungan di kasurnya belum juga tertidur. Saya melihat jendela kamar adek saya masih terbuka separoh, dan ketika saya menutup jendelanya, adek saya meminta saya untuk membiarkan jendela itu terbuka dan akhirnya saya turuti permintaannya. Melihat adek saya yang belum tertidur dan kepala saya yang sangat sakit, akhirnya saya mencari minyak kayu putih untuk sekedar saya oleskan di kepala saya. Ketika saya mengoleskan minyak kayu putih di kepala saya, saya langsung teringat pada adek saya yang mung...

PEMABUK YANG TAK LAGI MABUK

Gambar
Jengkel sekali hari ini ketika saya sedang bahagia sedikit, dan bisa sedikit ketawa ngakak, ibu langsung marah-marah pada saya. Kata-kata ibu yang menyinggung pendidikan yang saya miliki, dan dikaitkan dengan ketawa saya yang ngakak ini membuat saya mati kutu tak bisa banyak membantah. Tadi pagi saya merasa bahagia sekali, karena saya sedikit membaca petuah Sang Guru di salah satu buku yang disunting oleh beliu. Buku yang saya baca ini benar-benar membuat saya yakin dan benar-benar yakin adek saya yang pemabuk itu benar-benar memiliki kemampuan yang diluar nalar manusia normal. Tapi, bagaimana saya menjelaskan pada ibu   yang dari kemaren tidak bisa tidur karena terus-terusan memikirkan putra kesayangannya tapi putra kesayangannya itu entah dimana rasa sayangnya pada ibunya tercinta itu. Adek saya yang diberi kesempatan untuk keluar bersama teman-temannya kemaren itu tak kunjung pulang juga sampai pukul 22.00 malam. Ibu kepikiran terus dan tak henti-hentinya menanyaka...

MEMALUKAN MEMILIKI ADEK PEMABUK SEPERTIMU

Gambar
Mengawali menulis disini sangat terasa berat, dan berat sekali. Ada banyak hal yang terasa sulit sekali untuk dijelaskan dan bahkan juga dituliskan. Ada banyak identitas yang ingin saya gantikan dan saya samarkan dengan identitas lain. Menulis disini berarti mengobrak-abrik kehidupan yang tidak ingin saya miliki dan saya rasakan. Tetapi, kehidupan yang sangat tidak saya inginkan telah menghampiri saya dan saya belum bisa berbuat banyak pada kehidupan yang sangat tidak umum dilakoni oleh masyarakat yang memiliki tingkat kereligiusan yang tinggi. Keluarga saya menjadi keluarga yang gagal menjalankan nilai dan norma yang ada di masyarakat dan kami termasuk orang-orang yang menyimpang dari aturan-aturan umum di masyarakat sehingga pencibiran dan pengucilan menjadi hal yang biasa bagi keluarga kami. Moment lebaran tidak seharusnya saya menuliskan dan memaparkan kebobrokan hidup yang ada di keluarga saya. Tapi ketika saya pulang dari Yogyakarta dan mendapati keadaan rumah dan k...